Pages

Thursday, December 27, 2012

The Bucket List (2007)


Seorang mekanik, Carter Chambers bersama seorang milyarder yang punya banyak rumah sakit Edward Cole, sama sama di rawat inap dalam sebuah kamar di satu Rumah Sakit. Mereka berdua sama-sama terdiagnosa menderita kanker paru stadium akhir. Edward sendiri terpaksa berbagi kamar  karena kebijakan yang dia ambil sebelumnya

Awalnya Edward merasa keberatan harus berbagi kamar dengan Carter. Namun dengan berjalannya waktu dan sama-sama menjalani penderitaan akibat penyakit mereka, akhirnya mereka menjadi teman.

Carter memiliki keluarga yang bahagia, punya banyak pengetahuan sejarah dan sangat bangga dengan pengetahuan sejarahnya. Carter dulubercita-cita menjadi seorang profesor sejarah, namun menurutnya cita-citanya kandas karena dia berkulit hitam, bangkrut dan akan memiliki anak.

Berbeda dengan Carter, Edward  pecinta Kopi Luwak, yang memiliki banyak rumah sakit merupakan seorang yang hidup sendiri. Sudah bercerai empat kali, dan tidak berkomunikasi sama sekali dengan putri satu-satunya. Edward selalu ditemani oleh asisten pribadinya Thomas yang sebenarnya bernama Matthew, namun Edward selalu menyebutnya dengan nama Thomas karena tidak suka nama Mathew. Selama bekerja pada Edward, Thomas selalu menjadi bulan-bulanan amarah Edward. Selama di rumah sakit, Edward juga memerintahkan agar Thomas juga melayani Carter dengan baik dan memerintahkan juga para dokter dan pegawai rumah sakit untuk selalu menginfomasikan keadaan kesehatan Carter kepadanya.

Selama ini Carter telah menulis Bucket List (Hal-hal yang ingin dikerjakan/dialami sebelum ajal menjemput). Setelah menyadari umurnya bakal tidak sampai setahun lagi, maka dia membuang catatannya. Edward memeriksa catatan tersebut esok harinya, dan mendorong Carter untuk mewujudkan keinginan-keinginannya itu, dan bersedia menyandang dananya.

Akhirnya mereka berdua bersama-sama mewujudkan keinginan-keinginan Carter. Mengunjungi tempat-tempat yang indah, hanya satu yang gagal mereka lakukan yaitu mendatangi kaki Mount Everest. Diakhir perjalanan mereka Edward berusaha memperkenalkan Carter dengan seorang wanita yang kemudian ditolak oleh Carter. Carter selanjutnya malah mencoba memperbaiki hubungan Edward dengan putrinya, yang mengakibatkan Edward marah besar.

Mereka berdua akhirnya berpisah, Carter kembali ke keluarganya, dan Edward kembali seorang diri.

Cerita kemudian berlanjut dengan kisah mereka menjalani akhir saat-saat akhir hidupnya.

Film ini sangat bagus untuk ditionton. Narasi di akhir film ini akan membawa perasaan anda menyelami diri anda dan bikin anda merinding. :)






2 comments: